Sepasang Mata Indah



Maaf Untuk Rasa Itu  
(Mata Indah Part I)

Ku ukir rasa ;
"Rindu" 

Maaf. . .
Karena rasa itu mengharuskan ku tuk hapus semua tentang mu
Semua tentang mu. . .

Maaf . . .
Karena rasa yang pernah terlukiskan seperti salju putih itu tak bisa ku biarkan trus membeku

Maaf . . .
Karena kini ku hanya bisa tempatkan mu jauh
Disudut hati dengan pintu tertutup rapat tanpa sebuah kunci

 
Untuk mu . . .
Yang telah pejamkan mata indah itu selamanya


-Wie-





Tak Seperti mu  
(Mata Indah Part II)

Tetesannya kmbali membuka pintu itu..
Pintu yg sharusnya tertutup rapat..

Sama ;
"Hanya sekedar kata - kata"

Tak seperti mu  yang telah pejamkan mata indah itu selamanya..

Andai kesejukan mata indah itu masih dapat terlihat..
Mungkin..
Tidak hanya ada aku & DIA (Rabb)
Tapi juga kamu..
Dengan sepasang mata indah penuh kedamaian..

Apakah kau disana rasakan itu?
Embun pagi & kicauan burung yg mencoba membujukku..

-Wie-






Jauh di Sudut Hati  
(Mata Indah Part III)


Aku takkan biarkan kau seperti sketsa usang penuh kenangan itu..

Kau akan selalu tetap ada..
Walau letakmu jauh disudut hati..
-Wie-







Share
The Agenda of Wie. Diberdayakan oleh Blogger.